RusiaMarch 31, 2009 2:47 pm
Kecantikan Identik dengan negeri Ini. Rusia mungkin dikelilingi dengan bidadari-bidadari cantik. Selama dirusia mungkin saya bingung karna kecantikan wanita disini sulit untuk ditandingi. Mungkin dunia mengira bahwa Anna Kurnikova merupakan salah satu petenis yang sangat digandrungi oleh semua laki-laki di dunia karna kecantikannya, tapi sebenarnya masih banyak yang lebih cantik di rusia yang kecantikannya melebihi Anna Kurnikova. 

Kesempatan kali ini saya akan mengangkat sekilas gambar edisi Wanita Rusia dibalut dalam Kostum Polisi. Semoga bisa membuka wacana tentang Rusia terutama mengenal lebih dekat Pesona Wanitanya.

Rusia 2:16 pm

Rusia, PendikanMarch 17, 2009 6:43 pm
Pemerintah, dalam hal ini Kedubes RI di Rusia, mendorong mahasiswa dan dosen Indonesia untuk memanfaatkan kesempatan belajar di Rusia. Saat ini ada dua jalur yang bisa dipakai yakni beasiswa dari Pusat Kebudayaan Rusia (PKR) dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti).

Hal itu dikatakan Wakil Dubes RI, A Agus Sriyono, dalam konferensi pers di Bakoel Koffie, Jalan Cikini Raya, Jakarta, Selasa (20/1).

"Inilah momentum untuk mendekatkan kembali hubungan RI-Rusia, terutama dalam hal pendidikan," tuturnya.

Kerja sama ini, dikatakan Agus, dimulai dari pembentukan joint selection committee dari kedua belah pihak dan penandatanganan MoU antara Universitas Politeknik St Petersburg dengan beberapa universitas, seperti UI, ITB, dan Universitas Hasanuddin. "Sebagai wakil dari Rusia 7 profesor di masing-masing bidang untuk menandatangani MoU pada 14 Januari dengan UI dan ITB. Kalau hari ini penandatanganan dengan Universitas Hasanuddin," ujar Agus.

Dikatakan Penanggungjawab Penerangan Sosial Budaya KBRI di Moskwa, M Aji Surya, tantangan terbesar dalam kerja sama ini untuk mengomunikasikan kepada masyarakat bahwa Rusia itu bukan lagi negara komunis seperti dulu.

"Sebelum tahun 1965 itu ada sekitar 30.000 mahasiswa, sedangkan dari 1965-1988 tak ada sama sekali mahasiswa yang belajar di Rusia, maka kita dorong bagi dunia perguruan tinggi untuk dapat berpartisipasi," kata Aji.

Beasiswa dari PKR tersedia 35 lowongan untuk masing-masing program S-1, S-2, dan S-3 setiap tahunnya. "Pendaftaran untuk beasiswa Dikti sudah dimulai dari sekarang untuk tahun ajaran September-Oktober, sedangkan beasiswa dari PKR untuk Februari baru dimulai untuk tahun ajaran yang sama," kata Aji.

Fasilitas bagi penerima beasiswa dari PKR akan ditanggung biaya pendidikan dan akomodasinya serta mendapat uang saku sekadarnya. Sementara beasiswa dari Dirjen Dikti mendapat fasilitas gratis biaya SPP, akomodasi, transportasi, biaya administrasi buku, dan biaya hidup selama di Rusia.

RusiaDecember 15, 2008 1:20 pm

Julianocska, seorang lulusan perguruan tinggi ternama baru saja diterima bekerja di sebuah perusahaan. Belum genap sebulan bekerja, ia belum lagi memiliki banyak kenalan disana. Hanya rekan-rekan dari satu bagian saja yang dikenalnya. Dari bagian lain, baru beberapa saja yang sudah diingat namanya dengan baik. Sisanya, ?cuma kenal muka tak tahu nama? katanya.

Siang ini ia menerima sepucuk surat di meja kerjanya. Undangan untuk ikut arisan kantor. ?Hmm…. lumayan nih, bisa jadi ajang sosialisasi? begitu pikirnya sambil mencatat tanggal dan waktu arisan itu ke dalam agendanya.

Lain Julianocska lain pula Vladimir. Vladimir sudah sangat lama bekerja di perusahaan tersebut. Bahkan bisa dibilang dia termasuk beberapa orang generasi awal yang sudah bekerja sejak perusahaan itu berdiri. Vladimir juga ikut dalam arisan itu, walau dengan alasan yang berbeda. Vladimir ikut arisan dengan alasan belajar menabung katanya. Dan bukan cuma di kantorya saja, ternyata ia juga ikut berbagai macam arisan juga di lingkungannya. Ada arisan keluarga, RT, RW, organisasi, dan sebagainya.

Beda lagi dengan Tatiyana, dia sepertinya paling benci dengan yang namanya arisan ? Ngapain ikut arisan, Cuma ajang ngerumpi aja ? begitu katanya. Dia juga berpikir bahwa yang namanya arisan tidak memiliki keuntungan sama sekali dari segi keuangan. ? Dapetnya kan sama saja dengan jumlah iuran kita. Mending diinvestasikan
biar dapet untung?.

Termasuk yang manakah Anda. Seperti Julianocska yang ikut arisan dengan tujuan untuk bersosialisasi? Seperti Vladimir yang ikut arisan untuk balajar menabung? Atau
seperti Tatiyana yang menggap tidak untungnya ikut arisan? Sebenarnya, apakah arisan itu menguntungkan atau merugikan sih?

Saya yakin yang namanya arisan sudah tidak asing lagi bagi Anda. Tapi untuk membahasnya lebih lanjut, tak ada salahnya kita kupas dulu seperti apa sih arisan itu. Arisan adalah sebuah kegiatan mengumpulkan uang oleh beberapa orang dengan nilai yang sama. Uang yang terkumpul tersebut kemudian dimenangkan oleh salah seorang dengan cara mengundinya. Pengumpulan uang dan undian ini diadakan rutin secara berkala sampai semua orang mendapatkannya.

Kalau dilihat dari pengertian itu, maka ada beberapa unsur dalam arisan. Pertama yaitu pertemuan yang diadakan secara rutin dan berkala, kemudian pengumpulan uang oleh setiap anggota dengan nilai yang sama, dan pengundian uang untuk menentukan siapa yang mendapatkan uang yang terkumpul tersebut.

Oke, sekarang kita bahas untung ruginya dari setiap unsur tersebut.

Pertama, pertemuan yang rutin dan berkala.
Inilah alasan kenapa Julianocska ikut arisan, sebagai sarana bersosialisasi. Sosialisasi tentunya
punya efek positif dan negatif. Positifnya adalah arisan bisa menjadi ajang silaturrahim dengan orang-orang yang sudah Anda kenal sebelumnya. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan teman baru disana. Dan bila Anda jeli, pertemuan arisan bisa juga dijadikan sarana pemasaran dan membuat jaringan. Tapi negatifnya, kadang kala pertemuan arisan bukannya menjadi ajang pertemuan yang baik alih-alih menjadi ajang gosip yang tentunya tidak baik.

Unsur yang kedua yaitu pengumpulan uang oleh setiap anggota dengan nilai yang sama dalam setiap pertemuan.

Bagi Vladimir, ini adalah kelebihan dari arisan yang ia manfaatkan. Yaitu sebagai sarana untuk belajar menabung. Kalau menabung sendiri, seringkali ia tidak berhasil. Seringkali walau sudah dianggarkan tapi uang yang seharusnya ditabung akhirnya terpakai untuk hal yang lain. Dan kalaupun sudah berhasil menyisihkan untuk ditabung, tapi kadangkala masih ditarik lagi kalau tabungannya dipegang sendiri. Tapi yang harus diwaspadai adalah, jangan sampai iuran arisan itu sendiri malah memberatkan bagi Anda.

Terakhir, penyerahan uang yang terkumpul kepada pemenang yang ditentukan melalui pengundian.

Kalau Anda punya keinginan untuk membeli sesuatu namun kesulitan untuk mengumpulkan uangnya sendiri, arisan mungkin bisa menjadi solusi bagi Anda. Tapi dengan catatan, Anda tidak benar-benar harus membeli barang tersebut dalam waktu yang sudah pasti. Namanya juga undian, Anda tidak tahu kapan akan menang.

Kalau kita simpulkan, ada beberapa segi positif atau keuntungan dari arisan:

Ajang silaturrahim
Kata orang bijak, silaturrahim akan memanjangkan umur. Siapa sih yang tidak mau panjang umur? Ada banyak tiЗs kesehatan untuk memanjangkan umur. Tapi saya rasa
masih lebih mudah dan murah untuk bersilaturrahim
dengan arisan untuk memanjangkan umur.

Mendapatkan kenalan baru
Bagi Anda yang menjadi orang baru di suatu lingkungan atau organisasi, ini adalah sarana yang efektif untuk mendapat kenalan baru. Bukan cuma anggota arisan, terkadang ada juga anggota arisan yang membawa teman atau keluarganya mengikuti pertemuan arisan. Dalam ilmu pemasaran, setiap kenalan akan menjadi captive market Anda.

Sarana pemasaran dan membuat jaringan
Kalau Anda perhatikan, dalam setiap pertemuan arisan, selalu saja ada yang membawa barang dagangan untuk dipasarkan disitu. Entah itu makanan, pakaian, bahkan sampai perhiasan. Kalau Anda sesuatu untuk dipasarkan, saya rasa pertemuan arisan bisa menjadi tempat yang bagus untuk memasarkannya. Tidak harus dalam bentuk barang, keahlian Anda pun bisa dipasarkan disana. Dan tidak harus dengan terang-terangan menawarkan jasa karena dengan memperkenalkan diri sebagai penjahit misalnya, Anda secara tidak langsung sudah menawarkan jasa jahitan kepada mereka.

Sarana belajar menabung
Ini adalah alasan kebanyakan orang ketika memutuskan untuk ikut arisan, sebagai sarana belajar menabung. Karena biasanya, kalau orang lain yang menagih kita untuk ikut arisan itu akan lebih efektif daripada kita menagih diri kita sendiri untuk menabung. Tapi seringkali orang lupa, bahwa yang namanya belajar menabung, tidak harus seterusnya, cukup sampai sudah bisa berdisiplin untuk menabung sendiri. Kalau memang sudah bisa menabung sendiri, buat apa lagi pakai arisan sebagai sarana belajar. Kan Anda sudah bisa melakukannya sendiri?

Proses perencanaan keuangan
Nah, alasan ini sangat cocok untuk Anda yang punya keinginan untuk membeli sesuatu tapi ga mau repot menyimpan uang sampai terkumpul. Atau malah sengaja ingin mempercepat memilikinya daripada mengumpulkan uangnya dan menunggu sampai cukup. Kalau mengumpulkan uangnya sendiri, kita baru bisa membelinya kalau uangnya sudah terkumpul semua. Tapi dengan ikut arisan, walau tidak pasti, kita kan punya kesempatan untuk bisa memilikinya lebih awal. Tapi ingat, ini undian. Jadi jangan mengandalkan arisan ini kalau kebutuhannya mendesak dan sudah pasti waktunya. Arisan hanya efektif digunakan sebagai sarana perencanaan keuangan kalau yang ingin Anda beli memang tidak terlalu mendesak dan bisa fleksibel waktunya. Dan kalau mau lebih efektif lagi, saya sarankan agar ikut saja arisan barang yang memang sesuai dengan kebutuhan kita itu.

Tapi bagaimana dengan sisi negatifnya? Bagaimana dengan pendapat Tatiyana yang menganggap arisan tidak menguntungkan secara keuangan? Bukankah lebih baik
berinvestasi daripada ikut arisan?

Kalau kita lihat, pendapat Tatiyana memang ada benarnya juga. Arisan seringkali jadi ajang ngerumpi daripada pertemuan yang mempererat silaturrahim. Tapi dalam hal ini, saya rasa Anda sendiri yang bisa menilainya dengan memilih organisasi atau lingkungan yang baik untuk ikut arisan.

Dan kalau kita lihat dari segi keuangan, memang arisan tidak memiliki keuntungan, dalam arti uang yang kita tabungkan selama satu putaran sama saja dengan yang kita dapatkan. Bedanya adalah, kalau kita dapat di awal, kita seperti mendapatkan pinjaman yang bisa kita cicil pembayarannya tanpa bunga. Tapi kalau dapatnya di akhir, kita seperti menabung tanpa dapat bunga atau bagi hasil. Walaupun tidak ada keuntungan secara langsung dalam arti ada kelebihan dari uang yang kita tabung, tapi ada satu pelajaran berharga yang bisa petik disana. Yaitu pelajaran untuk bisa secara disiplin menabung. Dan pelajaran ini lebih penting dari keuntungan uang yang tidak seberapa.

Baru setelah Anda bisa menyisihkan uang dengan disiplin, maka arisan ini menjadi kalah menarik jika dibandingkan dengan investasi. Oleh karenanya, saya menyarankan agar Anda tidak mengandalkan arisan untuk belajar menabung lagi kalau memang sudah bisa menabung sendiri. Alihkan dana yang selama ini biasa disisihkan untuk ikut arisan menjadi setoran rutin investasi Anda.

Selamat ikut arisan!! semoga bisa mengambil manfaatnya
Rusia 12:36 pm

IF U THINK SOOOOOOOOO

RusiaDecember 9, 2008 1:40 am
Moskow-Den Haag - Gap hubungan Rusia-Indonesia yang pernah terjadi selama kurun waktu Orde Baru harus segera ditutup. Kedua pihak sepakat meningkatkan kerjasama untuk keuntungan kedua bangsa.

Demkian antara lain hasil pembicaraan intens antara Ketua Delegasi Indonesia, Direktur Jenderal Amerika dann Eropa Deplu Retno L.P. Marsudi bersama Dubes Hamid Awaludin dan Sekjen Budpar dengan Ketua Biro Federal Pariwisata Rusia Anatoly Yarochkin dalam Sidang Komisi Bersama (SKB) Indonesia-Rusia hari ini, Senin (8/12/2008).

Kerjasama pariwisata dan upaya mendekatkan kembali kedua bangsa yang sempat terasing satu sama lain menjadi topik utama pembicaraan. Kedua belah pihak sepakat, gap hubungan yang pernah terjadi selama kurun waktu lebih dari 30 tahun selama Orde Baru harus segera ditutup melalui mekanisme people-to-people contact.

Adapun media yang dinilai paling efektif adalah kebudayaan, demikian Korfungsi Pensosbud M. Aji Surya langsung dari Moskow kepada koresponden detikcom di Den Haag, Eddi Santosa, siang ini.

Kedua negara sepakat akan menyelenggarakan pameran kebudayaan Rusia di Indonesia dan promosi pariwisata Indonesia di Rusia, sekaligus dalam rangka memperingati hubungan diplomatik kedua negara.

Anatoly Yarochkin berpendapat bahwa masih banyak orang Rusia yang belum mengenal Indonesia, begitu juga sebaliknya. Untuk itu Yarochkin mengusulkan adanya suatu joint cultural activities di kedua belah pihak.

Disepakati, pemerintah Rusia akan mengadakan Russian Day di Indonesia (Jakarta, Jogjakarta dan Bali) pada tahun 2009. Di sisi lain, akan ada Indonesian Day minimal di Moskow dan St. Petersburg pada tahun berikutnya.

Semakin Kuat

Dirjen Amerop Deplu Retno L.P. Parsudi menyambut dengan antusias rencana bersama tersebut yang dinilai dapat mengeratkan hubungan kedua bangsa. Saat ini semangat untuk menciptakan kebersamaan antara keduanya semakin menguat, yang termanifestasikan dalam bidang perdagangan, investasi dan pariwisata.

“Rusia Baru jelas merupakan salah satu target utama kerjasama Indonesia,” ujar Retno tegas.

Menurut Retno, aneka kegiatan kebudayaan Indonesia di Rusia akan ditepatkan waktunya dengan momentum ulang tahun hubungan diplomatik kedua negara ke-60 yang jatuh tahun 2010.

“Deplu, Budpar bersama KBRI Moskow akan bergandengan tangan dalam merancang kegiatan promosi akbar di berbagai kota di Rusia. Sedangkan tahun 2009 kita pakai untuk warming up,” tambahnya.

Sementara itu Sekjen Budpar Wardiyatmo mengatakan bahwa salah satu dampak positif dari kerjasama ini adalah maraknya turis Rusia ke Indonesia di masa mendatang. Catatan tidak resmi menyebutkan bahwa sampai dengan Desember 2008 terdapat lebih dari 50 ribu turis Rusia datang ke Bali, atau meningkat 34% dibanding tahun sebelumnya.

"Jika penerbangan langsung bisa terlaksana tahun depan, tidak mustahil jumlah itu bisa melonjak minimal dua kali lipat," kata Wardiyatmo.

Sekadar catatan, di bidang kebudayaan dan pendidikan, KBRI Moskow saat ini sedang menggalakkan kerjasama antaruniversitas. Universitas Negeri Politeknik St. Peterseburg segera bekerjasama dengan UI, ITB dan UGM. Sedangkan universitas teknik terbaik di Rusia, Bauman, siap menerima 5 mahasiswa Indonesia melalui mekanisme beasiswa dan RUDN membidik Unpad Bandung.

Selain itu, kota St. Petersburg juga sangat antusias menjalin kerjasama sister city dengan Jogjakarta.(es/es)

RusiaNovember 21, 2008 10:09 am

Tidak terasa terasa 2 tahun sudah kita menghabiskan banyak waktu di Rusia. Tidak terasa banyak kenangan indah yang terukir di negara ini, senang, sedih dilewati dan di rasakan bersama-sama. Tak terasa dinegara ini kami mendapat inspirasi yang besar untuk membangun Indonesia.

Kesenangan dan kemenangan bisa di rasakan disaat kami bisa mewakili Indonesia di acara International Student Festival "Золотая Осень" yang di laksanakan di Kampus Politeknik Saint Petersburg-Rusia. Event tahunan ini menampilkan culture serta budaya dari mahasiswa yang study di Saint Petersburg.

Seperti tahun-tahun sebelumnya kami selalu tampil mewakili Indonesia di acara tersebut. Ditahun ini mungkin sangat spesial karna tahun ini merupakan tahun terakhir buat kita semua. Sesuatu yang spesial ditampilkan untuk mewakili Indonesia. Seindah dan semerdu lagu "RAME-RAME" dan "PERGI UNTUK KEMBALI" yang kami bawakan

"RAME-RAME" seluruh anak Indonesia menimbah Ilmu di Rusia, RaME-Rame pula kami akan kembali membangun INDONESIA. Tapi suatu saat nanti kami percaya akan Kembali lagi kesini semerdu lagu "PERGI UNTUK KEMBALI". Kembali lagi ke negara ini untuk mendapatkan sesuatu yang harus kita dapat, sesuatu yang akan sangat berguna di Indonesia nanti.

Juara 2 merupakan pencapaian yang sangat baik, walaupun tidak sebaik 2 tahun lalu kami bisa mendapatkan Juara 1. Tapi kemenangan bukanlah suatu yang penting buat di raih, karna arti penting dari acara tersebut supaya bisa mengharumkan dan memperkenalkan budaya Indonesia di negara Rusia.

Terima kasih Saint Petersburg.. Terima Kasih Rusia. Kalian memberikan suatu warna yang indah buat hidup kami. Warna yang indah didalam membangun karier, serta bangsa kami. Semoga kemenangan ini bukan kemenangan yang Terakhir, tapi merupakan kemenangan AWAL dan akan dilanjutkan oleh anak-anak Indonesia lainnya.

And…. Someday.. "WE BELIEVE", Kami akan kembali lagi kesini karna kami percaya "PERGI UNTUK KEMBALI"…… ya……  "PERGI UNTUK KEMBALI" .. Ya Kami akan KEMBALI LAGI