RusiaDecember 15, 2008 1:20 pm

Julianocska, seorang lulusan perguruan tinggi ternama baru saja diterima bekerja di sebuah perusahaan. Belum genap sebulan bekerja, ia belum lagi memiliki banyak kenalan disana. Hanya rekan-rekan dari satu bagian saja yang dikenalnya. Dari bagian lain, baru beberapa saja yang sudah diingat namanya dengan baik. Sisanya, ?cuma kenal muka tak tahu nama? katanya.

Siang ini ia menerima sepucuk surat di meja kerjanya. Undangan untuk ikut arisan kantor. ?Hmm…. lumayan nih, bisa jadi ajang sosialisasi? begitu pikirnya sambil mencatat tanggal dan waktu arisan itu ke dalam agendanya.

Lain Julianocska lain pula Vladimir. Vladimir sudah sangat lama bekerja di perusahaan tersebut. Bahkan bisa dibilang dia termasuk beberapa orang generasi awal yang sudah bekerja sejak perusahaan itu berdiri. Vladimir juga ikut dalam arisan itu, walau dengan alasan yang berbeda. Vladimir ikut arisan dengan alasan belajar menabung katanya. Dan bukan cuma di kantorya saja, ternyata ia juga ikut berbagai macam arisan juga di lingkungannya. Ada arisan keluarga, RT, RW, organisasi, dan sebagainya.

Beda lagi dengan Tatiyana, dia sepertinya paling benci dengan yang namanya arisan ? Ngapain ikut arisan, Cuma ajang ngerumpi aja ? begitu katanya. Dia juga berpikir bahwa yang namanya arisan tidak memiliki keuntungan sama sekali dari segi keuangan. ? Dapetnya kan sama saja dengan jumlah iuran kita. Mending diinvestasikan
biar dapet untung?.

Termasuk yang manakah Anda. Seperti Julianocska yang ikut arisan dengan tujuan untuk bersosialisasi? Seperti Vladimir yang ikut arisan untuk balajar menabung? Atau
seperti Tatiyana yang menggap tidak untungnya ikut arisan? Sebenarnya, apakah arisan itu menguntungkan atau merugikan sih?

Saya yakin yang namanya arisan sudah tidak asing lagi bagi Anda. Tapi untuk membahasnya lebih lanjut, tak ada salahnya kita kupas dulu seperti apa sih arisan itu. Arisan adalah sebuah kegiatan mengumpulkan uang oleh beberapa orang dengan nilai yang sama. Uang yang terkumpul tersebut kemudian dimenangkan oleh salah seorang dengan cara mengundinya. Pengumpulan uang dan undian ini diadakan rutin secara berkala sampai semua orang mendapatkannya.

Kalau dilihat dari pengertian itu, maka ada beberapa unsur dalam arisan. Pertama yaitu pertemuan yang diadakan secara rutin dan berkala, kemudian pengumpulan uang oleh setiap anggota dengan nilai yang sama, dan pengundian uang untuk menentukan siapa yang mendapatkan uang yang terkumpul tersebut.

Oke, sekarang kita bahas untung ruginya dari setiap unsur tersebut.

Pertama, pertemuan yang rutin dan berkala.
Inilah alasan kenapa Julianocska ikut arisan, sebagai sarana bersosialisasi. Sosialisasi tentunya
punya efek positif dan negatif. Positifnya adalah arisan bisa menjadi ajang silaturrahim dengan orang-orang yang sudah Anda kenal sebelumnya. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan teman baru disana. Dan bila Anda jeli, pertemuan arisan bisa juga dijadikan sarana pemasaran dan membuat jaringan. Tapi negatifnya, kadang kala pertemuan arisan bukannya menjadi ajang pertemuan yang baik alih-alih menjadi ajang gosip yang tentunya tidak baik.

Unsur yang kedua yaitu pengumpulan uang oleh setiap anggota dengan nilai yang sama dalam setiap pertemuan.

Bagi Vladimir, ini adalah kelebihan dari arisan yang ia manfaatkan. Yaitu sebagai sarana untuk belajar menabung. Kalau menabung sendiri, seringkali ia tidak berhasil. Seringkali walau sudah dianggarkan tapi uang yang seharusnya ditabung akhirnya terpakai untuk hal yang lain. Dan kalaupun sudah berhasil menyisihkan untuk ditabung, tapi kadangkala masih ditarik lagi kalau tabungannya dipegang sendiri. Tapi yang harus diwaspadai adalah, jangan sampai iuran arisan itu sendiri malah memberatkan bagi Anda.

Terakhir, penyerahan uang yang terkumpul kepada pemenang yang ditentukan melalui pengundian.

Kalau Anda punya keinginan untuk membeli sesuatu namun kesulitan untuk mengumpulkan uangnya sendiri, arisan mungkin bisa menjadi solusi bagi Anda. Tapi dengan catatan, Anda tidak benar-benar harus membeli barang tersebut dalam waktu yang sudah pasti. Namanya juga undian, Anda tidak tahu kapan akan menang.

Kalau kita simpulkan, ada beberapa segi positif atau keuntungan dari arisan:

Ajang silaturrahim
Kata orang bijak, silaturrahim akan memanjangkan umur. Siapa sih yang tidak mau panjang umur? Ada banyak tiЗs kesehatan untuk memanjangkan umur. Tapi saya rasa
masih lebih mudah dan murah untuk bersilaturrahim
dengan arisan untuk memanjangkan umur.

Mendapatkan kenalan baru
Bagi Anda yang menjadi orang baru di suatu lingkungan atau organisasi, ini adalah sarana yang efektif untuk mendapat kenalan baru. Bukan cuma anggota arisan, terkadang ada juga anggota arisan yang membawa teman atau keluarganya mengikuti pertemuan arisan. Dalam ilmu pemasaran, setiap kenalan akan menjadi captive market Anda.

Sarana pemasaran dan membuat jaringan
Kalau Anda perhatikan, dalam setiap pertemuan arisan, selalu saja ada yang membawa barang dagangan untuk dipasarkan disitu. Entah itu makanan, pakaian, bahkan sampai perhiasan. Kalau Anda sesuatu untuk dipasarkan, saya rasa pertemuan arisan bisa menjadi tempat yang bagus untuk memasarkannya. Tidak harus dalam bentuk barang, keahlian Anda pun bisa dipasarkan disana. Dan tidak harus dengan terang-terangan menawarkan jasa karena dengan memperkenalkan diri sebagai penjahit misalnya, Anda secara tidak langsung sudah menawarkan jasa jahitan kepada mereka.

Sarana belajar menabung
Ini adalah alasan kebanyakan orang ketika memutuskan untuk ikut arisan, sebagai sarana belajar menabung. Karena biasanya, kalau orang lain yang menagih kita untuk ikut arisan itu akan lebih efektif daripada kita menagih diri kita sendiri untuk menabung. Tapi seringkali orang lupa, bahwa yang namanya belajar menabung, tidak harus seterusnya, cukup sampai sudah bisa berdisiplin untuk menabung sendiri. Kalau memang sudah bisa menabung sendiri, buat apa lagi pakai arisan sebagai sarana belajar. Kan Anda sudah bisa melakukannya sendiri?

Proses perencanaan keuangan
Nah, alasan ini sangat cocok untuk Anda yang punya keinginan untuk membeli sesuatu tapi ga mau repot menyimpan uang sampai terkumpul. Atau malah sengaja ingin mempercepat memilikinya daripada mengumpulkan uangnya dan menunggu sampai cukup. Kalau mengumpulkan uangnya sendiri, kita baru bisa membelinya kalau uangnya sudah terkumpul semua. Tapi dengan ikut arisan, walau tidak pasti, kita kan punya kesempatan untuk bisa memilikinya lebih awal. Tapi ingat, ini undian. Jadi jangan mengandalkan arisan ini kalau kebutuhannya mendesak dan sudah pasti waktunya. Arisan hanya efektif digunakan sebagai sarana perencanaan keuangan kalau yang ingin Anda beli memang tidak terlalu mendesak dan bisa fleksibel waktunya. Dan kalau mau lebih efektif lagi, saya sarankan agar ikut saja arisan barang yang memang sesuai dengan kebutuhan kita itu.

Tapi bagaimana dengan sisi negatifnya? Bagaimana dengan pendapat Tatiyana yang menganggap arisan tidak menguntungkan secara keuangan? Bukankah lebih baik
berinvestasi daripada ikut arisan?

Kalau kita lihat, pendapat Tatiyana memang ada benarnya juga. Arisan seringkali jadi ajang ngerumpi daripada pertemuan yang mempererat silaturrahim. Tapi dalam hal ini, saya rasa Anda sendiri yang bisa menilainya dengan memilih organisasi atau lingkungan yang baik untuk ikut arisan.

Dan kalau kita lihat dari segi keuangan, memang arisan tidak memiliki keuntungan, dalam arti uang yang kita tabungkan selama satu putaran sama saja dengan yang kita dapatkan. Bedanya adalah, kalau kita dapat di awal, kita seperti mendapatkan pinjaman yang bisa kita cicil pembayarannya tanpa bunga. Tapi kalau dapatnya di akhir, kita seperti menabung tanpa dapat bunga atau bagi hasil. Walaupun tidak ada keuntungan secara langsung dalam arti ada kelebihan dari uang yang kita tabung, tapi ada satu pelajaran berharga yang bisa petik disana. Yaitu pelajaran untuk bisa secara disiplin menabung. Dan pelajaran ini lebih penting dari keuntungan uang yang tidak seberapa.

Baru setelah Anda bisa menyisihkan uang dengan disiplin, maka arisan ini menjadi kalah menarik jika dibandingkan dengan investasi. Oleh karenanya, saya menyarankan agar Anda tidak mengandalkan arisan untuk belajar menabung lagi kalau memang sudah bisa menabung sendiri. Alihkan dana yang selama ini biasa disisihkan untuk ikut arisan menjadi setoran rutin investasi Anda.

Selamat ikut arisan!! semoga bisa mengambil manfaatnya
Rusia 12:36 pm

IF U THINK SOOOOOOOOO

OpiniDecember 13, 2008 9:24 am

Stress Management is more than anger management and relaxation. It is self management. There are many different ways to manage stress. I have compiled the various stress management techniques that are simple and most effective to follow and practice. Please feel free to use as many as you can, keeping an open mind, so you can have a collection of techniques that are the most effective for you.

  1. Feel Good about your Self
  2. Take Care of your Body
  3. Develop the Right Attitude
  4. Develop the Right Environment
  5. Short Tips for Busy People
1. Feel Good about your Self

If you want to bring down your level of stress level in a matter of minutes, these techniques will help you. Use them as needed to feel better quickly; practice them regularly over time and gain even greater benefits.

  • Deep Breathing from the Abdomen
  • Meditation
  • Having a dose of Laughter
  • Progressive Muscular Relaxation
  • Listening to light music
  • Practicing Yoga
  • Aerobic Exercises
  • Creative Visualization

2. Take Care of Body

When we’re stressed, we don’t always take care of our bodies, which can lead to even more stress. Here are some important ways to take care of yourself and keep stress levels lower.

  • Eat Healthy low fats â€" high protein meals
  • Have six to eight hours of regular sleep
  • Exercise regularly
  • Develop a Hobby
  • Have healthy Sex Life

3. Develop the Right Attitude

Attitude plays a great role in managing stress. Much of your experience of stress has a lot to do with your attitude and the way you perceive your life’s events. Here are some resources to help you maintain a stress-relieving attitude.

  • Let go your Ego
  • Have a Optimistic approach to life
  • Do not react under pressure
  • Stop Worrying about things not in your control
  • Accept that everything cannot be perfect
  • Find an opportunity in every problem
  • Say good things to your self â€" affirmations
  • Have a health sense of humour

4. Develop the Right Environment

Having ambiance and pleasant environment make stress management very easy. Your physical and emotional surroundings can impact your stress levels in subtle but significant ways. Here are several ways you can change your atmosphere and less your stress.

  • Clutter free home, office and working desk
  • Green and Clean surrounding
  • Light instrumental music
  • Motivational Posters
  • Words of Wisdom

5. Short Tips for Busy People

Busy People add a lot of stress to their already stressed life. People who may have more stressors in their lives is because they have more activity in their lives, and less time to devote to stress management. If you’re a busy person, these resources can help you to manage stress efficiently in a short amount of time, and eliminate some of what’s causing you stress in the first place.

  • Time Management Tips
  • Communication Skills
  • Listening Skills
  • Managing Priorities
  • Enhancing Team Work
  • Enhancing People Skills
RusiaDecember 9, 2008 1:40 am
Moskow-Den Haag - Gap hubungan Rusia-Indonesia yang pernah terjadi selama kurun waktu Orde Baru harus segera ditutup. Kedua pihak sepakat meningkatkan kerjasama untuk keuntungan kedua bangsa.

Demkian antara lain hasil pembicaraan intens antara Ketua Delegasi Indonesia, Direktur Jenderal Amerika dann Eropa Deplu Retno L.P. Marsudi bersama Dubes Hamid Awaludin dan Sekjen Budpar dengan Ketua Biro Federal Pariwisata Rusia Anatoly Yarochkin dalam Sidang Komisi Bersama (SKB) Indonesia-Rusia hari ini, Senin (8/12/2008).

Kerjasama pariwisata dan upaya mendekatkan kembali kedua bangsa yang sempat terasing satu sama lain menjadi topik utama pembicaraan. Kedua belah pihak sepakat, gap hubungan yang pernah terjadi selama kurun waktu lebih dari 30 tahun selama Orde Baru harus segera ditutup melalui mekanisme people-to-people contact.

Adapun media yang dinilai paling efektif adalah kebudayaan, demikian Korfungsi Pensosbud M. Aji Surya langsung dari Moskow kepada koresponden detikcom di Den Haag, Eddi Santosa, siang ini.

Kedua negara sepakat akan menyelenggarakan pameran kebudayaan Rusia di Indonesia dan promosi pariwisata Indonesia di Rusia, sekaligus dalam rangka memperingati hubungan diplomatik kedua negara.

Anatoly Yarochkin berpendapat bahwa masih banyak orang Rusia yang belum mengenal Indonesia, begitu juga sebaliknya. Untuk itu Yarochkin mengusulkan adanya suatu joint cultural activities di kedua belah pihak.

Disepakati, pemerintah Rusia akan mengadakan Russian Day di Indonesia (Jakarta, Jogjakarta dan Bali) pada tahun 2009. Di sisi lain, akan ada Indonesian Day minimal di Moskow dan St. Petersburg pada tahun berikutnya.

Semakin Kuat

Dirjen Amerop Deplu Retno L.P. Parsudi menyambut dengan antusias rencana bersama tersebut yang dinilai dapat mengeratkan hubungan kedua bangsa. Saat ini semangat untuk menciptakan kebersamaan antara keduanya semakin menguat, yang termanifestasikan dalam bidang perdagangan, investasi dan pariwisata.

“Rusia Baru jelas merupakan salah satu target utama kerjasama Indonesia,” ujar Retno tegas.

Menurut Retno, aneka kegiatan kebudayaan Indonesia di Rusia akan ditepatkan waktunya dengan momentum ulang tahun hubungan diplomatik kedua negara ke-60 yang jatuh tahun 2010.

“Deplu, Budpar bersama KBRI Moskow akan bergandengan tangan dalam merancang kegiatan promosi akbar di berbagai kota di Rusia. Sedangkan tahun 2009 kita pakai untuk warming up,” tambahnya.

Sementara itu Sekjen Budpar Wardiyatmo mengatakan bahwa salah satu dampak positif dari kerjasama ini adalah maraknya turis Rusia ke Indonesia di masa mendatang. Catatan tidak resmi menyebutkan bahwa sampai dengan Desember 2008 terdapat lebih dari 50 ribu turis Rusia datang ke Bali, atau meningkat 34% dibanding tahun sebelumnya.

"Jika penerbangan langsung bisa terlaksana tahun depan, tidak mustahil jumlah itu bisa melonjak minimal dua kali lipat," kata Wardiyatmo.

Sekadar catatan, di bidang kebudayaan dan pendidikan, KBRI Moskow saat ini sedang menggalakkan kerjasama antaruniversitas. Universitas Negeri Politeknik St. Peterseburg segera bekerjasama dengan UI, ITB dan UGM. Sedangkan universitas teknik terbaik di Rusia, Bauman, siap menerima 5 mahasiswa Indonesia melalui mekanisme beasiswa dan RUDN membidik Unpad Bandung.

Selain itu, kota St. Petersburg juga sangat antusias menjalin kerjasama sister city dengan Jogjakarta.(es/es)

RenunganDecember 4, 2008 8:16 pm
Ada kegundahan tersendiri yang dirasakan seekor anak katak ketika langit tiba-tiba gelap. “Bu, apa kita akan binasa. Kenapa langit tiba-tiba gelap?” ucap anak katak sambil merangkul erat lengan induknya. Sang ibu menyambut rangkulan itu dengan belaian lembut.

“Anakku,” ucap sang induk kemudian. “Itu bukan pertanda kebinasaan kita. Justru, itu tanda baik.” jelas induk katak sambil terus membelai. Dan anak katak itu pun mulai tenang.

Namun, ketenangan itu tak berlangsung lama. Tiba-tiba angin bertiup kencang. Daun dan tangkai kering yang berserakan mulai berterbangan. Pepohonan meliuk-liuk dipermainkan angin. Lagi-lagi, suatu pemandangan menakutkan buat si katak kecil. “Ibu, itu apa lagi? Apa itu yang kita tunggu-tunggu?” tanya si anak katak sambil bersembunyi di balik tubuh induknya.

“Anakku. Itu cuma angin,” ucap sang induk tak terpengaruh keadaan. “Itu juga pertanda kalau yang kita tunggu pasti datang!” tambahnya begitu menenangkan. Dan anak katak itu pun mulai tenang. Ia mulai menikmati tiupan angin kencang yang tampak menakutkan.

“Blarrr!!!” suara petir menyambar-nyambar. Kilatan cahaya putih pun kian menjadikan suasana begitu menakutkan. Kali ini, si anak katak tak lagi bisa bilang apa-apa. Ia bukan saja merangkul dan sembunyi di balik tubuh induknya. Tapi juga gemetar. “Buuu, aku sangat takut. Takut sekali!” ucapnya sambil terus memejamkan mata.

“Sabar, anakku!” ucapnya sambil terus membelai. “Itu cuma petir. Itu tanda ketiga kalau yang kita tunggu tak lama lagi datang! Keluarlah. Pandangi tanda-tanda yang tampak menakutkan itu. Bersyukurlah, karena hujan tak lama lagi datang,” ungkap sang induk katak begitu tenang.

Anak katak itu mulai keluar dari balik tubuh induknya. Ia mencoba mendongak, memandangi langit yang hitam, angin yang meliuk-liukkan dahan, dan sambaran petir yang begitu menyilaukan. Tiba-tiba, ia berteriak kencang, “Ibu, hujan datang. Hujan datang! Horeeee!”
**

Anugerah hidup kadang tampil melalui rute yang tidak diinginkan. Ia tidak datang diiringi dengan tiupan seruling merdu. Tidak diantar oleh dayang-dayang nan rupawan. Tidak disegarkan dengan wewangian harum.

Saat itulah, tidak sedikit manusia yang akhirnya dipermainkan keadaan. Persis seperti anak katak yang takut cuma karena langit hitam, angin yang bertiup kencang, dan kilatan petir yang menyilaukan. Padahal, itulah sebenarnya tanda-tanda hujan.

Benar apa yang diucapkan induk katak: jangan takut melangkah, jangan sembunyi dari kenyataan, sabar dan hadapi. Karena hujan yang ditunggu, insya Allah, akan datang. Bersama kesukaran ada kemudahan. Sekali lagi, bersama kesukaran ada kemudahan.