Suatu Bangsa Unggul karena SDM, Bukan SDA
Atas kesadaran akan pendidikan, Malaysia, yang pada tahun 1960-an banyak mengirim guru dan pelajarnya ke Indonesia untuk belajar, mengalokasikan 25 persen anggaran belanja negara bagi sektor pendidikan. “Mereka yang sadar peranan pendidikan dan fokus pada bidang-bidang penting bagi kemajuan bangsa lambat laun akan menjadi bangsa maju,” kata Mahathir yang ditemani istrinya, Siti Hasmah binti Haji Mohamad Ali, dan didampingi Siswono Yudo Husodo, Ketua Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila.
Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh suatu bangsa menentukan keunggulan budaya dan masa depan negara. Pengabaian pendidikan berbuah kemunduran dan kegagalan.Menjelang berakhirnya pemerintahan Mahathir, Malaysia mengajarkan Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika dalam bahasa Inggris sebab kedua ilmu itu lebih efektif bila dipelajari dalam bahasa tersebut.
Beberapa negara Asia, yaitu Jepang, Korea, dan China, tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang diperhitungkan dunia produknya ditiru. Menurut dia, bangsa mana pun berpeluang maju berdasarkan mutu pendidikan. “Banyak cerdik pandai Malaysia dan Indonesia sumbang kejayaan negara-negara maju,” ujarnya.

Asal jangan SDG..Sodom Dan Gomora..paka
Comment by vq — June 6, 2008 @ 6:20 pm
правда… Sumber Daya Manusia memang diutamakan, dan harus nomor satu. Mengingat kemajuan dan keterpurukan sumberdaya alam adalah bagaimana manusia mengolahnya, sebaliknya kehancuran terjadi karena ulah manusia. Hubungan Rusia-Indonesia kembali sedikit mulai digaungkan. Artinya Pemerintah baru menyadari saat ini pentingnya sebuah hubungan untuk membangun bangsa . Rusia salah satu negara yang diuntungkan dengan kondisi tingginya harga minyak mentah dunia saat ini, namun apadaya Indonesia masih jauh merespons melimpahnya kekayaan Rusia saat ini. Rusia dan Indonesia sama-sama ada kemiripan. Indonesia memiliki banyak propinsi, sementara Rusia Soviet dulu terdiri dari beberapa negara federal. Dan sama-sama memiliki cakupan wilayah yang luas.
Comment by Yog — July 5, 2008 @ 8:28 am