Tak terasa kita sudah berada di penghujung tahun 2007. Segala tantangan cobaan, godaan yang terjadi di tahun ini akan menjadi kenangan yang sangat indah untuk dilupakan. Canda, tawa, tangisan selalu menghantar kita ditahun ini. Tidak ada salahnya kita untuk mengingat sejenak apa yang terjadi di negara ini selama setahun. Kegiatan-kegiatan yang dilalui banyak menguras tenaga, emosi, serta iman kita.

Kegiatan pertama dan mungkin merupakan satu cobaan awal yang didapat. Mungkin selama ini saya mendengar tetapi akhirnya bisa membuktikan sendiri dimana terdapat kata-kata yang akan menjadi kenangan indah yang tidak pernah dilupakan. Kejadian ketika dalam suatu acara di Rusia dan disesi pemotretan dimana mahasiwa akan berfoto dengan yang mempunyai acara tersebut disitulah kata itu saya dengar dimana seseorang mengeluarkan statement “EH FOTO SANA, LO KAN MAHASISWA” Kata itu keluar dengan sendirinya sehingga akhirnya saya bisa melihat dengan sendirinya kesombongan-kesombongan yang terjadi di Rusia.

Mungkin kata itu biasa buat orang yang mengelurakannya tapi sangat LUAR BIASA buat orang yang menerimanya. Mungkin karena Tubuh yang kecil sehingga kadang tidak pernah dianggap, marilah kita belajar dari Ilmu “TAI CHI” dimana “Kekuatan itu terletak dari Kelemahan” dan Mungkin juga orang yang mengeluarkan statement tidak mengenal siapa sebenanya MAHASIWA itu, karna kalau tahu mungkin kata itu tidak akan pernah keluar dari bibir manis-Nya.

Ditahun ini juga merupakan Tahun yang penuh Berkat buat saudara kami. Belo Ralahalu, 3 Tahun perjalanan di rusia akhirnya Tuhan menyertai Dia sampai menyelesaikan studinya disini. Banyak nada-nada sumbang yang diterima tapi “Tutup Telinga” pandang kedepan dan jangan menoleh kebelakang karna langkah-Mu terbentang luas didepan. Juga buat Brother kami Robert “LAE” Siregar serta “MAS HARYO” yang juga telah berhasil menyelesaikan studinya disini.

Kejadian lainnya yang terjadi di tahun ini yaitu Saya dan “LAE” kehilangan orang yang di cintai yang telah dipanggil untuk menghadap sang pencipta. Kesedihan terasa tapi “Show Must Go On” dan Resultnya akan kami persembahkan buat Orang Tua kami di sana.

Dibulan Juli, kami kedatangan Saudara kami dari Belanda. Om kami, “OM YANCE” Ketika Perlombaan Perahu Naga Eropa, dan kebetulan Om kami itu sebagai Official Penyelenggara. Kami merasa bangga karna ada saudara kami yang menjadi panitia Tingkat Eropa diantara bangsa-bangsa Eropa dan yang lebih bangga lagi, OM Yance mau mencari dan ingin bertemu dengan kami serta ingin menyampaikan pesan dan Hormat dari Seluruh Saudara kami di belanda yang senantiasa melihat perkembangan studi kami di Rusia. Walau kita jauh Ambon dan Belanda, Tapi di Saint Petersburglah kita bertemu karna Kehendak Tuhan

Ditahun ini juga telah terjadi suksesi kepemimpinan di Perhimpunan Mahasiswa di sini. Walaupun ada beberapa kejadian yang sangat lucu yang terjadi dimana surat dari ketua perhimpunan untuk mengadaakan suksesi tidak di cap dan di tandatangan tapi akhirnya suksesi itu bisa berjalan dengan mulus. Ketegangan-ketengan yang terjadi itu masih dibatas kewajaran.

Penulisan yang penuh dengan Kritikan bermakna membuat gempar semua orang disini, banyak yang merasa tersinggung menurut sumber yang saya dapat, tapi selama tidak dikonfirmasi kesaya menurut etika jurnalis berarti itu merupakan kabar angin yang tidak ada buktinya, toh juga saya tidak menulis peristiwa dan tempat kejadian itu. Mungkin kita harus sering menonton Republik Mimpi di MetroTV sehingga dapat membuka wacana serta cara berfikir kita dialam kemerdekaan seperti yang terjadi di Rusia. Tapi dibalik hikmah dari Tulisan itu kita bisa berkaca dalam-dalam tentang diri kita semua, bahwa hakekat hidup itu harus saling menghormati satu sama yang lain.

Akibat dari tulisan itu sehingga dikeluarkannya surat Peringatan pertama dan terakhir kepada saya dan saudara saya disini juga terasa janggal dimana kembali lagi tidak disertai dengan tandatangan dan cap. Akibat dari surat itu mungkin bisa menjadi pembelajaran buat kita semua. Mungkin saya dicap sebagai “PAHLAWAN KESIANGAN” Tapi perlu saya katakan sekali lagi bahwa Beda karakter antara saudara-saudara saya yang dulu dengan yang sekarang. Salah satu faktor juga karna saya orang Petersburg. Perlu diingat bahwa Karakter orang Petersburg sangat keras, dan itu bisa tergambar dari diri Piter I didalam membangun kota ini. Dari karakter itulah yang membedakan Petersburg dengan Moscow dan sangat mempengaruhi gaya saya selama di Rusia. Tapi mungkin dari “Kesiangan-nya” ini kita semua bisa bernyanyi dan nyanyian itu akan sangat Indah dan merdu karna saya akan membuat kita semua bernyanyi.

Tahun ini merupakan tahun yang sangat melelahkan buat hati saya. Muncul pertanyaan. Kenapa kami berasal dari Ujung Indonesia. Kadang saya sering mendengar Stigma bahwa Rusia RASIS, tapi kadang saya berfikir sebenarnya Saudara-saudara kita sendiri yang lebih RASIS. Pengkotakkan berdasarkan suku yang melekat membuat kita tetap bertahan. Tapi kesabaran ada batasnya sambil mengingat satu istilah “LABU JUGA ADA HATI”.

Apabila dikaji dengan Analisa SWOT, maka banyak mengira bahwa dari sisi Kekuatan (STRENGTH) Kami mempunyai 2 calon Doktor, 3 Calon Master, 4 Calon Dokter. Sehingga Dengan isu stigma tersebut bisa membuat kelemahan (WEAKNESS) bagi kita. Karna banyak sekali Peluang (OPPORTUNITIES) yang terjadi di rusia ini sehingga kami bisa menjadi Ancaman (THREATS) buat orang yang merasa terancam.

Tapi Banyak yang salah persepsi, tapi stigma itu sudah melekat, sehingga ibarat meluruskan benang yang basah, sangat sulit ditegakan lagi. Apalah artinya kami? Kami bukan siapa-siapa. Kami hanya datang Untuk Belajar dan kembali ke Indonesia untuk membangun Indonesia lewat Provinsi Maluku. Mungkin suatu saat kita harus membicarakan ini dengan kekeluargaan karna selama stigma itu akan selalu terus berlanjut sampai kapanpun juga. Saya berharap CUKUP…..ENOUGH !!!. STOP sampai disini dan ini Untuk terakhir kali saya mendengar kata-kata itu. Bagi orang yang Berkepentingan, sekali lagi saya katakana ..STOP… Banyak kejadian yang menimpa. kejadian salah pengiriman surat yang telah terjadi…. …CUKUP dan Tidak boleh terulang lagi, (Katakan Sejujurnya Walaupun Itu Menyakitkan). Kalau ada masalah mari duduk secara kekeluargaan selesaikan masalah, jangan dikemudian hari baru banyak alasan yang dikeluarkan. Marilah professional dalam menghadapi suatu masalah, kita sama-sama dewasa, dan sama-sama pernah bekerja, jadi profesionallah dalam bersikap dan dalam menyelesaikan suatu masalah.

Sekali lagi tahun ini sangat berat bagi kami semua tapi PUJI TUHAN, DIA Tidak pernah Meninggalkan Anak-anaknya yang Selalu Berseru kepada DIA. Ditengah Kesukaran yang kami alami DIA memberikan kesuksesan. Kami Sukses di Bidang kami masing-masing karena campur tangan DIA.

Akhir kata, inilah Renungan akhir tahun yang saya ambil dari keadaan yang terjadi selama tahun ini. Marilah kita Kubur dalam-dalam segala KEGAGALAN, KESOMBONGAN, KEANGKUHAN, IRI HATI, DENGKI didalam diri kita, Kita kubur itu semua di tahun 2007. Sambil Tetapkan Langkah Kedepan dan jangan Pernah Menoleh kebelakang, Karna Didepan ada Tangan TUHAN yang akan menolong kita karna TUHAN Tidak akan memberitahukan langkah-lamgkah yang akan dilalui, tapi TUHAN akan menuntun kita melewati langkah tersebut sampai menuju langkah yang terakhir.

Mari kita Songsong Tahun 2008 dengan penuh Sukacita

GOODBYE 2007 - WELCOME 2008

GOD BLESS INDONESIA
GOD BLESS RUSIA