OpiniNovember 28, 2007 6:12 pm
Dalam salah satu buku mengenai manajemen konflik, ada satu tips yang dianjurkan bagi mereka yang terlibat konflik ini, yaitu ‘menutup mulut’. Maksudnya ialah untuk memberi waktu kepada diri kita melihat kembali konflik yang sudah terjadi dari berbagai sisi karena mungkin ada alasan tertentu yang menyebebkan konflik ini. Perbedaan cara pandang atau temperamen juga bisa menyebabkannya. Dan seringkali dalam hal ini tidak ada pihak yang benar atau salah. Dengan berdiam diri kita juga akan memiliki waktu untuk meredakan emosi dan menjaga mulut kita dari perkataan yang tidak membangun, memfitnah atau bergosip. Karena memang hal itu tidak akan menyelesaikan masalah.
Daripada mengumbar kekesalan dan kemarahan, lebih baik salurkanlah energi yang kita miliki untuk melakukan pekerjaan dengan lebih baik lagi. Ketika kita berhasil menguasai mulut kita, maka kita terhindar dari masalah yang lebih besar lagi.
Jadilah tenang di setiap konflik yang ada.
(Yang Merasa Terganggu Bisa Tenang gak Sihhh…. hiiii !!!!)
