Faktanya, kritik tidak selalu menunjukkan sebuah pertentangan. Bisa saja kritik malah merupakan sebuah bentuk dukungan jika kita melihatnya dari sisi yang berbeda. Bisa saja orang memberikan kritik karena mereka memperhatikan kita. Itu adalah sebuah bentuk perhatian, jika tidak, untuk apa mereka melakukannya? Logikanya begitu.
Harry Indonesia Idol meresponi kritikan pedas para juri layaknya sebuah cemeti. "Komentar yang pedas itu malah mendidik saya untuk maju," paparnya. Dengan dikritik, ia bisa memahami sisi-sisi manakah dari tekhnik vokalnya yang harus diperbaiki. Kritikan itu mendorongnya untuk maju dan berusaha menjadi lebih baik lagi.
Menghindar dari kritik mungkin akan membuat kita nyaman, tetapi tidak akan menambahkan apa-apa bagi kemajuan kita. Lagipula akan selalu ada seseorang yang siap mengkritik kita. Hadapi saja dengan hati yang lembut dan pikiran yang terbuka. Jadi bagaimana, Anda siap dikritik?
Keterangan :
Artikel ini disadur dari www.jawaban.com

Salam baku dapa !
sebenarnya website ini merupakan website sbg wadah informasi mengenai studi di Russia atau website yg dijadikan ajang untuk perang sih ??? Saya jadi bingung !!??.. dan mengapa tulisan2 seperti ini dan sebelumnya bisa lolos sensor oleh administrator ??? Sudah jarang di update .. tetapi begitu di isi brita..isinya hanya omongan kosong yg justru membuat para visitor jadi bingung ( atau cuma saya saja ???? ). Bukankah ini website untuk public ?? Bagaimana saya sbg penikmat website anda dpt menikmati informasi2 ttg study di russia kalau isinya seperti ini ?? Saran saya .. Jika ada Masalah pribadi ; tolong jgn di expose di website umum krn..ingat…Anda punya Pengunjung..dan tidak semua pengunjung dapat menikmati website anda..jika tulisan yg dimuat seperti ini. Trimakasih
Comment by Robert. L — November 20, 2007 @ 7:07 am