Mungkin itu salah satu ungkapan yang patut kita sampaikan buat mahasiswa yang ada disini. Sebenarnya bukan untuk menggurui tetapi untuk mengingatkan kita semua aja. Sebenarnya Hubungan Mahasiswa dengan Pemerintah adalah suatu hubungan Universal, dimana perlu kita ketahui bahwa Mahasiwa merupakan Tokoh sejarah Tumbangnya Rezim Orde Baru. Pergerakan mahasiswa yang sangat dasyat bisa menumbangkan suatu rezim yang sangat sulit di taklukan.

Pertanyaaan yang sangat prinsipil yaitu bagaimana hubungan MAHASISWA dengan PENGUASA ? Ini suatu pertanyaan yang sangat seru untuk dibahas. So Far menurut Pengamatan Penulis, mudah-mudahan saya keliru hubungannya sangat akrab, apabila di bilang akrab dan sangat jauh apabila dibilang jauh. Mungkin penulis salah menilai, tapi ada sesuatu yang sangat menggelitik yang sering saya lihat dan mungkin kayaknya baru pernah saya lihat dimana begitu mudahnya Rekan-rekan seperjuangan bisa ditaklukan dan di ninabobokan.

Berbagai konflik yang terjadi di sesama manusia mungkin itu biasa. Tapi konflik yang sangat seru ini bisa dilihat dari kacamata semua orang bahwa sangat mudah disusupin oleh orang yang berkepentingan. Timbulnya Raja-raja kecil yang sengaja dibiarkan untuk meredam kritikan-kritan tajam dan bernalar tinggi. Ibarat sepenggal sinetron ini adalah sebuah kisah yang berkepanjangan yang sedang terjadi.

Ketidakberdayaan seorang pimpinan yang diangkat secara sah, serta pengkotakan-pengkotakan berdasarkan SARA yang terjadi, ibarat dua sisi mata uang, dimana saling ketergantungan. Mungkin cara-cara seperti ini sudah biasa kita mengerti karna itu sering terjadi di Indonesia. Apakah Politik devide et impera masih juga berlaku di jaman yang sudah moderen ini ? Yang menjadi pertanyaan, Apa yang didapat dari itu semua ?.

Mudah-mudahan salah saya menilai tapi mungkin pola perekrutan serta kurangnya support pemerintah yang mungkin menjadi salah satu faktor rendahnya sifat kritis. Ibarat Analisa SWAT, itu merupakan suatu Kelemahan dan Kekuatan dari kedua belah pihak. Dan apabila bisa dimanfaatkan dengan sebenar-benarnya merupakan suatu peluru yang sangat dasyat untuk dimainkan.

Oleh karena itu ada satu kata yang mau penulis sampaikan buat rekan-rekan disini.
“Tunjukan Jati Dirimu. Kita Semua adalah kaum Intelektual Yang Tidak bisa digoyahkan oleh Kepentingan, dan Kita adalah Penentu Majunya Suatu Bangsa”

SEMOGA

(Keterangan gambar : Polisi Wanita Sedang Menonton Konser Rolling Stone)